Saya yakin banyak di antara kita yang sudah atau bahkan seringkali di minta untuk memberikan sebuah sambutan, kesan dan pesan, atau hal serupa lainnya dalam bentuk pidato. Namun, selalu saja hal itu menjadi sebuah momok yang cukup mampu membuat jantung berdebar-debar dan alhasil seringkali kita terdiam sejenak di sela-sela saat kita sedang berbicara sampai kata "ee" yang lebih mendominasi dari pada inti sebenarnya yang ingin kita sampaikan. Untuk itu, kali ini mengutip dari sebuah buku tentang Seni Berbicara, Larry King menuliskan ada 3 cara yang patut dicoba untuk menghentikan
kebiasaan buruk dalam berpidato, yakni :
1.
Dengarkan saat anda sendiri sedang berbicara ; Memerhatikan kata-kata yang keluar dari mulut anda
merupakan cara yang sangat efektif. Anda akan mengetahui bagaimana anda mulai,
berhenti, dan mundur, dan berapa banyak kata “ee” menghambat pembicaraan anda
2.
Pikirkan sebelumnya apa yang akan anda katakan ; Kedengarannya memang sudah jelas, tetapi kalau anda
mencari tahu kenapa anda mengucapkan kata tanpa makna adalah karena anda sudah
masuk ke pertengahann kalimat dan tidak tahu bagaimana atau apa yang harus anda
katakan selanjutnya. Untuk itu
hendaknya anda dapat merencanakan
kalimat kedua di dalam pikiran, selagi anda mengucapkan kalimat pertama, dan
begitu seterusnya. Meski kelihatannya sulit, tapi coba lah, dan anda akan
merasakan bahwa semuanya berjalan lebih mudah.
3.
Carilah seorang “Pemantau Pidato” ; Hal ini bertujuan untuk mendengarkan percakapan anda
dan mengingatkan anda jika anda menggunakan kata-kata tanpa arti atau kata-kata
klise. Teknik ini bisa sungguh sangat efektif. Jadi, mintalah seseorang untuk
menghentikan anda setiap kali anda menggunakan kata tanpa arti atau suatu
kata-kata klise. Tetapi, lakukan satu per satu kata, kalau lebih dari satu kata
maka pemantau anda akan segera berada dalam bahaya karena harus terus
menghentikan dan mengingatkan anda untuk tiap katanya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar